Senin, 24 Februari 2014

Cinta Ibu Karena Allah



Ibu, seorang yang tiada pernah putus kasihnya, tiada henti rindunya, tiada layu cintanya, dan selalu menyayangiku apa adanya.
Manajer terbaik yang pernah kutemui dalam hidup, sekretaris paling rapi yang tersembunyi dalam rumah mungilnya, dan bidadari serta madrasah ula bagi keluarganya.
Ku teringat, wajahmu yang basah dengan wudhu itu
aura sang ibadishshalihiin yang terpancar melalui sujud panjangmu di setiap malam dan dhuha mu
Kesabaranmu dalam memperhatikan suasana hatiku

Ku tertegun, akankah kutemui cinta semurni cintamu?
yang mengajarkanku mencintai Robb-ku lebih dari aku mencintai diriku sendiri
yang mengingatkan segala kesalahanku
Karena Allah
Dekap, peluk, dan belaian kasihmu ibu
selalu jadi kenangan terindah yang kurindukan hadirnya
ku nantikan saatnya, dan ku do'akan keberkahannya

Robbighfirly waliwalidaiyya warhamhumaa kamaa robbayaniy shoghiro :')